Depok, inforakyatindonesia.com – Jamaah Musholla Nururrahmah menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H/2025 M di Musholla Nururahmah Jl. STM Mandiri RT.007 RW.012 Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas Kota Depok, Sabtu (27/09/2025).
Hadir dalam acara tersebut diantaranya adalah KH. Abu Bakar Madris, Lurah Depok Herman, H. Nur Abadianto, H. Miskun, H. Bambang, para Ketua RT, para Tokoh Agama dan Tokoh masyarakat serta para undangan lainnya.
Suasana penuh khidmat sekaligus penuh kehangatan menjadi momentum penting bagi para jamaah untuk meneladani nilai-nilai mulia Nabi Muhammad SAW sekaligus mempererat tali silaturahmi.
Rangkaian acara yang diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Ustadz M Haikal Kahfi, kemudian dilanjut dengan penampilan Tim Hadroh dari IKARAMA Mampangan Depok yang dapat membuat suasana semarak dan religius.
Acara tersebut mengangkat tema ‘Meneladani akhlak mulia serta meningkatkan kecintaan kita kepada Rasulullah Muhammad SAW’.
Ketua DKM Musholla Nururrahmah Adam Sani dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada seluruh warga masyarakat di lingkungan RT.007 RW.012 atas bantuannya untuk kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini.
Adam Sani juga mengajak seluruh warga masyarakat di lingkungan RT.007 RW.012 agar dapat menyempatkan diri untuk mengaji.
“Atas nama keluarga besar Musholla Nururrahmah mengucapkan terima kasih kepada KH. Abu Bakar Madris yang berkenan hadir serta memberikan tausiyah untuk kita semua,” ungkapnya.
Sementara itu Lurah Depok Herman dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada warga masyarakat RT.007 RW.012 Kelurahan Depok atas diselenggarakannya acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
“Lebih lanjut Lurah Depok merasa prihatin dengan banyaknya anak-anak remaja warga Depok yang ditangkap polisi karena kasus narkoba, untuk itu saya mengajak kepada seluruh warga masyarakat Kelurahan Depok untuk sama-sama ronda menjaga anak-anak kita,” ajak Herman.
Sedangkan KH. Abu Bakar Madris dalam tausyiahnya mengingatkan, bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar ritual tahunan, melainkan sarana untuk mengingat kembali perjuangan dan ajaran Rasulullah SAW.
“Maulid Nabi adalah momen bagi kita semua untuk meneladani akhlak Rasulullah, memperkuat iman, serta menebarkan cinta kasih kepada sesama. Tradisi ini sudah ada sejak masa sahabat Nabi dan harus terus kita lestarikan dan tularkan pada anak cucu kita untuk terus meneladani akhlak Rasulullah SAW,” pungkasnya. (Tuhari)







